Senin, 31 Agustus 2015

SYIAH SBG ALIRAN SESAT

ARTIKEL
Oleh: Agus Riyadi

MENGENAL AJARAN SYIAH
Untuk lebih jelas mengenal ajaran Syiah artikel sederhana ini akan membahas sekelumit tentang syiah tersebut yang diambil dari buku-buku atau referensi yang ada. Berikut adalah artiket tentang Syiah...!

Apakah Syiah itu...?
Secara Etimologi  arti Syiah adalah “Pembela dan pengikut seseorang”. Menurut ahli sejarah Islam, lahirnya Shi’ah tersebut berawal dari gerakan politik yang mendukung Ali Bin Abi Thalib dan timbul pada masa Imam Ja’far Sadiq sekitar tahun 80-148 H/599-765[1]

Apakah Syiah itu sesat atau menyimpang dari ajaran Islam...?
Dilihat dari segi aqidah baik rukun iman ataupun rukun islam Ahlusunnah mempunyai prinsip atau patokan, kaidah-kaidah dan ketetapan tersendiri yang baku, absah dan berakar dari nash-nash Al-Qur'an’dan hadits. Oleh karena itu apabila aqidah dan ajaran Islam tidak dilaksanakan sesuai dengan kemurnian islam maka termasuk pada aliran sesat.
Diantara kesesatan dan penyimpangan Syiah adalah sebagai berikut:
a.       Imam adalah ma’shum (orang yang suci)
b.      Menegakan imamah adalah rukun agama
c.       Penolakan terhadap hadits yang diriwayatkan ahlul bait
d.      Tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar, Umar dan Utsman
e.       Menghalalkan nikah mut’ah (Kawin Kontrak)
f.       Menganggap imam yang dua belas adalah ma’sum
g.      Menggunakan senjata taqiyyah yaitu berbohong untuk mengelabui.[2]


Bagaimana Ajaran Syiah tentang Imamah dan Khilafah...?
            Perselisihan paham dikalangan ulama hanyalah dalam hal istilah bukan hal dalam pemerintah tetapi ada sekte syiah yang mempunyai prinsip bahwa sistem pemerintah dalam Islam berdasarkan pada penentuan dari Allah tidak pada pemilihan dari umat.
            Ajaran Syiah mempunya 12 Khilafah yaitu:
a.       Ali bin Abi Thalib
b.      Hasan bin Ali
c.       Husein bin Ali
d.      Ali Zainal Abidin bin Husein
e.        Muhammad Baqir bin Ali Zainal Abidin
f.       Ja’far Shadiq bin Muhammad Baqir
g.      Musa Kazhim bin Ja’far
h.      Ali Ridha bin Musa Kazhim
i.        Muhammad Jawwad bin Ali Ridha
j.        Ali Hadi bin Muhammad Jawwad
k.      Hasan Askari bin Ali Hadi
l.        Muhammad Mahdi bin Muhammad Al Askari[3]

Bagaimana sekte-sekte atau ragam dalam ajaran Syiah....?
Ragam Syiah diantaranya adalah:[4]
a.       Syiah Kaisaniyah adalah sekte Syiah yang mempercayai kepemimpinan Muhammad bin Hanafiyah setelah wafatnya Sayyidina Husain bin Ali.
b.      Syiah Zaidiyah adalah sekte Syiah yang mempercayai kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husain Zainal Abidin.
c.       Syiah ghulat adalah sekte Syiah yang berlebih-lebihan memuji Sayyidina Ali bin Abi Thalib atau imam-imam yang lainnya dan mereka anggap bahwasannya para imam tersebut bukan manusia biasa melaikan jelmaan Tuhan, bahkan mereka anggap sebagai Tuhan itu sendiri.
d.      Syiah Imamiyah adalah sekte Syiah yang meyakini bahwasannya Nabi Muhammad SAW telah mnunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai penggantinya dengan jelas dan tegas dan tidak mengakui keabsahan khilafah Abu Bakar, Umar dan Utsman.
Kelompok Syiah tersebar dari sekte Syiah Imamiyah adalah Syiah Itsna Asyariyah, nama-nama Syiah tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Syiah (Pendukung Ali Sebagai Khalifah setelah Rasulullah)
b.      Imamiyah
c.       Itsna Asyariyah
d.      Al Qath’iyah
e.       Ashhab al Intitzhar
f.       Ar Rafidhah
g.      Al Ja’fariyah
h.      Al Khashshah

Apakah ada doktrin-doktrin yang dipegang teguh oleh pengikutnya...?
            Doktrin/Aqidah-aqidah pokok dalam Syiah adalah sebagai berikut:[5]
a.       Imamah (QS. Al Maidah: 55 dan QS. Al Maidah 67 serta Hadits)
b.      ‘Ishmat Al Imam (QS. Al Baqarah: 124, QS. Al Ahzab: 33 dan Hadits)
c.       Mahdiyah (Percaya akan keberadaan Imam Mahdi dan kebangkitannya)
d.      Raj’ah/Inkarnasi (QS. Al Anbiya: 95, QS. Al A’raf: 7, QS. An Naml: 83-85, QS Al Imran: 85, QS. Al Qashas: 85, QS. At Thalaq: 12)
e.       Bada’ yaitu menimbulkan pemikiran baru (QS. Al Ra’du: 39, QS. As Shaba:3)
Adapun Doktrin-doktrin antagonis Syiah adalah:[6]
a.       Pengkafiran sahabat dan Ahlu sunnah
b.      Melaknat Sayyidina Abu Bakar, Umar dan Utsman
c.       Darah dan harta Ahlusunnah adalah halal
d.      Badan Ahlusunnah adalah najis
e.       Melaknat jenazah Ahlusunnah
f.       Menuduh zina kepada Ahlusunnah
g.      Melaknat istri-istri nabi




[1] Dr. Hamaid Fahmy Zarkasyi dkk, Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya, 2014,  hal. 2-3
[2] Hartono Ahmad Jaiz, Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, 2010, hal. 116
[3] Hartono Ahmad Jaiz, Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, 2010, hal. 129
[4] Tim Penulis Pustaka Pondok Pesantren Sidogiri, Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam Ukhuwah?, 2012, hal. 52
[5] Tim Penulis Pustaka Pondok Pesantren Sidogiri, Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam
Ukhuwah?, 2012, hal. 139
[6] Tim Penulis Pustaka Pondok Pesantren Sidogiri, Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam
Ukhuwah?, 2012, hal. 311

Tidak ada komentar:

Posting Komentar