Jumat, 04 September 2015

Kesetaraan Gender

RESENSI BUKU
Oleh : Agus Riyadi
IDENTITAS BUKU
a.       Judul Buku                  : Analisis Gender
b.      Pengarang                    : Dr. Mansour Fakih
c.       Penerbit                       : Pustaka Pelajar
d.      Tahun Terbit                : 1999
e.       Kota                             : Yogyakarta

Tugas utama analisis gender adalah memberi makna, konsepsi, asumsi, ideologi, dan praktek hubungan baru antara kaum perempuan dan laki-laki serta implikasinya terhadap aspek-aspek kehidupan lainnya yang lebih luas. Oleh karena itu dalam perspektif gender transformasi sosial sesungguhnya merupakan proses dekonstruksi peran gender dalam seluruh aspek kehidupan dimana terefleksi perbedaan-perbedaan gender yang telah melahirkan ketidakadilan gender.
Aliran fungsionalisme struktural adalah madzhab arus utama dalam ilmu sosialyang dikembangkan oleh Robert Merton dan Talcott Parsons yang berpengaruh dalam feminisme liberal. Aliran ini muncul sebagai kritik dari sebuah teori politik liberal yang ada pada umumnya menjunjung tinggi nilai otonomi, persamaan dan nilai moral serta kebebasan individu.
Kelompok pertama Penganut teori konflik adalah Feminisme Radikal yaitu mereka tidak melihat adanya perbedaan aantara tujuan personal dan politik, unsur-unsur seksual ataupun biologis. Bagi penganut Feminisme Radikal, revolusi terjadi pada setiap perempuan yang telah mengambil aksi untuk merubah gaya hidup pengalaman dan hubungan mereka sendiri terhadap kaum laki-laki.
Penganut konflik yang kedua yaitu feminisme marxis. Kelompok ini menolak keyakinan kaum feminis radikal yang menyatakan biologi adalah sebagai dasar pembedaan gender. Pada zaman kapitalisme, penindasan perempuan malah dilanggengkan oleh berbagai cara dan alasan karena menguntungkan.

Penganut aliran konflik yang ketiga adalah feminisme sosialis. Aliran ini menurut Jaggar (1983) melakukan sintesis antara metode histeris matrealistik marx dan engels dengan gagsan personal is political dari kaum feminis radikal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar